Good things happen when you narrow your focus
Welcome to Conference

Write us on info@evently.com

Follow Us

Image Alt

UMKM BI Malang

Buka Kembali Keran Ekonomi, Bank Indonesia Malang Gelar Pameran Karya Kreatif Indonesia KKI 2021

Dorong Pemulihan Ekonomi, KPwBI Malang Geber Pameran UMKM

NUSADAILY.COM – MALANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang terus mendukung pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi. Salah satunya, melalui kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Seri I Tahun 2021, Rabu (24/3/2021) di Hotel Santika Malang. Kegiatan tersebut diikuti oleh 18 pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan KPwBI Malang dan Dekranasda Kota Malang.

“Kami, Bank Indonesia mendukung gerakan bangga buatan Indonesia. Caranya, dengan menggelar pameraan sebagai sarana pelaku UMKM untuk berjualan dan mendorong pemulihan ekonomi,” terang Kepala KPwBI Malang, Azka Subhan.

Dalam kegiatan bertajuk “Sinergi, Globalisasi, dan Digitalisasi UMKM dan Sektor Pariwisata” tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendorong globalisasi UMKM. Yakni, melalui peningkatan daya saing produk UMKM. Diantaranya, melalui kurasi, talkshow, business matching maupun kerja sama dengan investor.

“Digitalisasi mewarnai berbagai program kreatif yang disusun secara terstruktur yang mengedepankan digitalisasi UMKM melalui program onboarding,” papar dia.

Azka menilai, peluang pengembangan UMKM bisa terus ditingkatkan. Sehingga, dengan adanya KKI, dapat mendorong peningkatan kredit perbankan untuk penyaluran UMKM. Berdasarkan data penyaluran kredit UMKM bulan Februari 2021 di wilayah kerja KPw BI Malang mengalami peningkatan, yakni sebesar 5,64 persen. Tentunya dalam mendorong penyaluran kredit perbankan ini diperlukan sinergi yang baik dari lembaga keuangan maupun UMKM.

“Kami berupaya meningkatkan kapasitas UMKM melalui program bantuan teknis berupa pelatihan, workshop, webinar. Serta, mendorong UMKM untuk dapat menyusun laporan keuangan melalui pemberian pelatihan Sistem Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) agar para UMKM menjadi bankable. Di sisi lain, Bank Indonesia dalam melakukan percepatan pengembangan UMKM, melalui Program Sosial Bank Indonesia memberikan bantuan sarana dan prasarana yang dilakukan secara sistematis, melalui aktivitas pemberdayaan masyarakat dan kepedulian sosial yang bertujuan mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas ekonomi.’ Kata dia,

Selain itu, KPwBI Malang mendorong peningkatan Digitalisasi UMKM, melalui fasilitas transaksi penjualan dan pembayaran menggunakan QRIS agar transaksi lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya. “Serta perluasan penggunaan QRIS merchant/UMKM,” pungkas dia.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan apresiasi positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, di masa pandemi, sinergitas antar lembaga menjadi kunci dalam upaya pemulihan ekonomi daerah maupun nasional, khususnya dalam pengembangan sektor UMKM yang memiliki andil besar terhadap perekonomian Indonesia.

“Kami bisa memenangkan pasar global jika kita punya inisiatif dan kreatif, dengan terus membangun sinergi. Ini yang dibutuhkan. Sesuai dengan komitmen kami di tahun 2021 dan 2022, sektor ekonomi kreatif akan diangkat, terlebih pemulihan ekonomi ini, termasuk didalamnya penguatan UMKM,” terang dia.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki andil dalam menyukseskan Instruksi Presiden atas Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata #DiIndonesiaAja (BWI). Sekaligus, sebagai upaya mendorong globalisasi UMKM serta meningkatkan daya saing produk.

“Ini merupakan upaya mewujudkan cinta produk Indonesia. Sehingga, harus menjaga kualitas produk-produk Indonesia yang harus sejajar dengan produk-produk yang lain. Bukan hanya kualitas tapi secara harga kita juga bersaing,” tegas dia.

Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tengah berupaya mendorong pertumbuhan UMKM melalui pemberian edukasi dan literasi dengan memberikan berbagai pelatihan. Serta, memberikan fasilitas bagi para pelaku UMKM Kota Malang untuk memasarkan produknya melalui aplikasi yang disediakan oleh LPSE, maupun BEJO (marketplace yang disediakan oleh Pemprov Jatim). Termasuk, memasarkan produk melalui showroom Dekranasda yang tengah merangkul lebih dari 600 UMKM di Kota Malang. Hingga memberikan kemudahan perizinan melalui melalui Diskopindag Kota Malang, sepeti izin Sertifikasi Halal, Merek, dan Uji Nutrisi.(nda/aka)

Sumber : https://nusadaily.com/regional/dorong-pemulihan-ekonomi-kpwbi-malang-geber-pameran-umkm.html